Kamis, 19 Desember 2019

Penghasilan Tambahan Mudah Dari Internet


Penghasilan Tambahan Mudah Dari Internet. Selamat datang di blog saya. Petualang mimpi. Mestinya teman teman merasa hal yang sama dengan saya sehingga berkenan mengunjungi blog saya. Perlu diketahui bahwa mencari penghasilan lewat internet sudah bukan merupakan hal yang rahasia lagi, kita bisa mendapatkan penghasilan melalui internet dengan berbagai cara yang ada, seperti membuat blog dan web, menjadi youtuber, memakai jasa adsense untuk berjual beli di internet, maupun bisa memakai adbreaks.
Kali ini saya akan mencoba mengajarkan bagaimana cara mencari penghasilan tambahan melalui internet dengan menggunakan safelinkblogger.
Terlebih dahulu saya jelaskan dahulu apa itu safelinkblogger, safelinkblogger adalah salah satu layanan pemendek URL yang cukup baik dan unik, karena dilengkapi dengan fitur yang memadai dan nilai payout ratesnya yang cukup tinggi. Selain itu proses penarikan dana yang kalian hasilkan dari safelink blogger bisa dilakukan dengan beragam cara dan dalam jumlah yang sangat kecil. 
Selain bisa transfer melalui bank lokal, kalian juga bisa menarik dana dalam bentuk pulsa.

Tidak hanya itu, safelinkblogger juga sering memberikan giveaway dan mengadakan event tertentu yang bisa kamu lihat di fans page atau melalui dhasbor safelinkblogger.

Agar bisa lebih memahami berikut tampilan dari safelinkblogger

Nah jadi jika kalian ingin mencari penghasilan tambahan melalui internet, kalian bisa memakai salah satu layanan pemendek URL ini. dengan mendaftar di tautan berikut
mendaftar di safelinkblogger : https://www.adshovel.com/ref/105043240791495495028


Di artikel selanjutnya saya akan mengajarkan bagaimana cara memaksimalkan safelinkblogger ini yang tentunya akan sangat membantu kalian semua dalam mencari tambahan penghasilan di internet.
Terima kasih


Sabtu, 21 Januari 2012

MISTERI CINTA DAN CARA MENGELOLANYA


Cinta, merupakan kata yang tidak asing dan hampir setiap waktu kita menjumpainya. Mungkin kita sendiri pernah mengalaminya atau bahkan saat ini sedang merasakan Cinta. Jika seseorang dihinggapi Cinta, maka tidur tak akan nyenyak, makan tak terasa enak, merasa gelisah sepanjang waktu, dan perasaan-perasaan aneh lainnya.yang semua hal itu dapat tawar jika kita menjumpai “objek Cinta” kita. Saat seseorang dilanda Cinta , pecinta tersebut akan melihat objek yang dicintainya sebagai sosok yang teristimewa, padahal belum tentu orang lain yang melihat objek itu akan beranggapan bahwa dia adalah istimewa, hal ini dikarenakan seorang pecinta melihatnya dengan pandangan yang berbeda yang tidak dimiliki oleh orang lainnya.
            Bagaimanakah Cinta dapat muncul, dalam bukunya yang berjudul Taman Orang Jatuh Cinta, Ibnu Qoyim Al-Jauziyah menjelaskan “Adalah rasa Cinta pada diri pecinta dan sifat-sifat yang terdapat pada diri yang dicintai sehingga melahirkan rasa cinta pada orang yang mencintainya. Hal ini merupakan bentuk perjalinan antara dua pihak, yaitu antara makhluk dengan makhluk di dalam suatu keharmonisan.” Jadi jelaslah bahwa rasa Cinta yang muncul dan bersemi pada diri seorang pecinta karena dia tertarik terhadap suatu hal dalam diri orang yang dicintai.
         Cinta beragam dan bertingkat-tingkat, di dalam buku yang sama, dijelaskan bahwa; Cinta yang paling utama adalah cinta seseorang karena Allah SWT. baik cinta karena kesamaan mencari pekerjaan, kesesuaian asal madzab, karena ilmu yang dimiliki, kekerabatan, karena persahabatan, cinta karena sama-sama suka berbuat kebajikan, cinta karena melihat kedudukan yang dicintai, cinta karena masing-masing mempunyai rahasia yang dipendam, karena untuk mendapatkan kenikmatan, bahkan cinta yang tidak dilandasi suatu alasan yang pasti dan lain sebagainya. Yang pasti, semua jenis cinta tersebut akan sirna bersama dengan hilangnya penyebab, dan akan bertambah seiring dengan bertambahnya penyebab rasa cinta itu muncul.
            Yang menjadi permasalahan terkait rasa “Cinta” adalah, cara mengelolanya. Rasa cinta dapat membawa seseorang menuju kepada kemuliaan atau bahkan dapat menjerumuskannya kepada kehinaan. Rasa Cinta jika dikelola secara benar, diarahkan kepada hal yang pada tempatnya akan menuntun seorang pecinta kepada kemuliaan dan kebahagiaan hidup. Akan tetapi jika Cinta tdak dikelola secara benar, maka akan menuntun pecinta kepada kebinasaan. Banyak fenomena yang disajikan di media masa yang dapat menjadi bahan pelajaran bagi kita, sering kita melihat kasus perkosaan, hamil di luar nikah, bunuh diri karena ditinggal kekasih, dibuangnya bayi yang dilakukan oleh orang tua kandungnya sendiri, dan berbagai kasus mengerikan lainnya yang diakibatkan karena tidak dapat mengelola rasa Cinta secara benar.
Lalu bagaimanakah cara mengelola rasa Cinta secara benar sehingga menuntun kita kepada kemuliaan dan kebahagiaan? Disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, bahwa Rasulullah Saw. pernah bersabda, “Tidak ada yang lebih indah bagi pandangan orang-orang yang jatuh cinta selain menikah.” Merupakan suatu kewajiban bagi seorang muslim yang sudah siap dan matang untuk segera menikah. Rasulullah Saw. bersabda, “Wahai para pemuda, barang siapa diantara kalian yang mampu untuk menikah, maka menikahlah. Karena dengan pernikahan akan lebih mudah untuk menahan pandangan dan menjaga kemaluan. Dan barangsiapa tidak sanggup melaksanakannya, hendaklah ia berpuasa, karena puasa akan menjadi perisai baginya.“ (H.R. Bukhari dan Muslim).
Dengan hadits tersebut Rasulullah Saw. Memberikan tuntunan bagi kaum pemuda agar menjadikan nikah sebagai penawar yang ampuh dalam masalah ini. Apabila tidak sanggup maka dianjurkan untuk berpuasa. Karena puasa dapat memecahkan kuatnya birahi dan dapat lebih mudah untuk mengendalikannya. Birahi akan lebih bergejolak dengan banyaknya makanan yang masuk ke dalam perut. Porsi makan dan jenis makanan yang masuk akan berpengaruh pada tingkat kekuatan birahi. Dengan berpuasa, akan mempersempit ruang gerak hasrat sehingga yang bersangkutan akan mudah menahan bahkan bisa memadamkannya.
Dalam buku yang sama, Ibnu Qoyim Al-Jauziyah menjelaskan bahwa, Puasa yang disyariatkan dapat menyeimbangkan dorongan sex. Keseimbangannya merupakan bentuk kebaikan dari dua keburukan. Jalan tengah diantara dua jalan yang tercela, yaitu menghilangkan birahi secara total atau menuruti secara berlebihan. Keduanya keluar dari keseimbangan sedangkan sebaik-baik urusan adalah yang pertengahan. Setiap bentuk perilaku yang baik adalah yang tengah-tengah dari dua hal; meremehkan atau berlebih-lebihan. Demikian halnya agama yang lurus, ia berada di tengah dua sisi jalan yang menyimpang. Demikian juga sunnah yang berdiri di antara dua jenis bid’ah. Yang jelas bahwa pertengahan adalah jalan yang terbaik.

Minggu, 15 Januari 2012

Kegalauan Hati

Salam semangat buat para sahabat sekalian,,
Tak terasa ingin sekali menulis tema mengenai "galau", hal ini mungkin dikarenakan bahwasanya diri sendiri sekaranglah yang mengalami hal tersebut. dan tanpa sadar justru diri ini sendirilah yang ingkar terhadap perasaan itu.
      Yaah berawal dari perasaan yang menggebu-gebu terhadap seorang wanita spesial yang pernah singgah di hati, tapi mulut terkunci untuk mengungkapkan perasaan Cinta terhadap si Wanita spesial tersebut dikarenakan berbagai hal dan berbagai pertimbangan. Dan sekarang dengan ijin Allah, ternyata sang wanita tersebut sudah mempunyai kekasih yang menemaninya dalam mengarungi hari-hari penuh perjuangan.
         Sesal, mungkin iya juga. rasa itulah yang muncul dan mekar sekarang di hatiku, tapi entah mengapa, rasa sesal tersebut tidaklah demikian besar dan menyesakkan. padahal dulu selama beberapa waktu lebih khususnya beberapa bulan, aq memendam perasaan spesial ini terhadap wanita tersebut, rasanya seperti benar-benar tak tertahankan, jiwa dipenuhi oleh perasaan misterius, senang sekaligus sedih, semangat sekaligus lemah, rindu, dan perasaan lain sebagainya khas orang yang sedang jatuh cinta.. haha.. agak berlebih memang, tapi ya beginilah keadaannya waktu itu. Perasaan yang terpendam sudah aq pertimbangkan untuk tidak aq utarakan dahulu sampai waktu yang aq rencanakan tiba. Pertanyaan besar yang mungkin hinggap pada para pembaca yang membaca tulisan ini, "kenapa perasaanmu tidak kau utarakan saja sehingga lebih plong kawan?". seperti yang saya sebutkan, ada beberapa pertimbangan dan pertimbangan tersebut menyangkut eksistensiku sebagai manusia. ya manusia yang pernah berjanji terhadap Tuhan yang menciptakanku bahwa diri ini tak akan merajut kasih secara tak formal alias pacaran.. ada peristiwa yang mendorongku untuk tidak merambah pada hubungan tersebut. walaupun sebenarnya pernah aq satu kali menjalani hubungan tersebut sebelum janji untuk tidak pacaran itu tercetus.
          Simplenya aq akan mengungkapkan perasaan ini kepada wanita yang aku kasihi itu saat diri ini siap, baik siap secara mental dan materi sehingga bukan hanya perasaan cinta yang terlontar akan tetapi, pernyataan ingin menjalani hubungan lebih lanjut alias pernikahan... (yah perasaan sombong ini yang ada dalam pikiranku dan aq pun mempertahankannya padahal aq sendiri pun tidak tahu apakah wanita tersebut juga ada ketertarikan denganku, hanya bermodalkan intuisi atas dasar sikap dan perilaku wanita tersebut yang dulu pernah dia tunjukkan pada diri ini. aq brani berpikir dan menyimpulkan untuk mengutarakan niat ini padanya).
         Tapi sekarang, terdengar kabar bahwa sang wanita tersebut sudah menjalin kasih terhadap seorang pria,,, aq yakin sang pria tersebut adalah orang yang istimewa, karena wanita yang sudah membuatku galau itu juga adalah wanita yang spesial dan hebat.... Aq tidak setju ungkapan nasi telah menjadi bubur, yang seakan-akan menstigma orang bahwa hal tersebut sudah tak dapat dirubah lagi... yah menurutku kalau tidak bisa dirubah yah dinikmati saja, toh bubur masih enak kok untuk dimakan,,,,, hoho..
Sedih tentu sja juga menghinggapi Jiwa ini, akan tetapi, ada perasaan lain yang justru sudah terlatih dan sudah teruji, yaitu rasa untuk menahan. Dalam proses menahan tersebut, aku telah belajar banyak hal, yaitu untuk berani bermimpi, berani mengambil resiko, dan berani berbeda dengan semangat yang baru.
Justru peristiwa ini akan menjadi momentum bagi diri ini untuk menjadi lebih baik lagi, dan lebih cemerlang lagi nantinya denagn penuh perhitungan dan kematangan yang tentu saja berbeda dari Aku yang dulu..........

Minggu, 18 Desember 2011

Petualang Mimpi

Mimpi bagiku adalah sesuatu yang menjadikan langkah-langkah hidupku semakin berarti....
Saat aq bermimpi dan menjadikan mimpi itu sebagai tujuan hidupku,, tanpa sadar langkah-langkah dalam hidupku sedang mengarah pada pencapaian mimpi tersebut...  dan selayaknya seorang Petualang yang hidupnya penuh tantangan, aq pun bermimpi sebagai seorang Petualang Mimpi yang berharap perjalanan mimpiku  akan dipenuhi tantangan yang akan memoles diri dan jiwaku sebagai seorang manusia... manusia yang tidak terjebak dalam kungkungan keduniawian ,, tapi sebagai sebenar-benarnya manusia yang menjadi raja akan diri dan jiwanya.
Sebenarnya memang tidak terlalu Istimewa dan Luar biasa jika seseorang berani untuk bermimpi, karena tidak ada yang dirugikan oleh aksi bermimpi itu,,, akan tetapi yang patut untuk mendapat apresiasi adalah orang yang berani bermimpi positif dan berani pula berproses dalam pencapaian mimpi tersebut...
Dan itulah yang aq lakukan saat ini, berani untuk bermimpi positif dan berani pula untuk mulai merealisasikannya.. Sempat juga aq tertawa kecil saat mebayangkan diriku yang dulu,,, diri yang terjebak dalam gelora muda yang masih ling-lung dalam menyusuri kehidupan, dan masih pula stagnan dalam menapaki kehidupan... akan tetapi setelah tersadar bahwa betapa pentingnya untuk mempunyai tujuan hidup dan suatu prestasi yang nantinya patut untuk diceritakan kepada generasi penerus,, akhirnya diri ini mulai merubah sedikit demi sedikit konsep hidup, dan berkreasi dalam dunia mimpi... dan mulai merajut mimpi yang akan menghiasi alam duniaku nantinya.
inilah sang Petualang Mimpi yang bermimpi kan berpetualang menyusuri lika-likunya Kehidupan...........

Kenapa Enggan Belajar Bahasa Arab?


 Betapa banyak kaum muslimin yang lebih ridha menyisihkan waktunya, menghabiskan uangnya untuk kursus, membeli buku nya, mengikuti tes-tes nya untuk bahasa inggris tetapi di saat yang sama tak ada waktu, tak punya uang, tak ada buku, tak ada tempat belajar yang dekat, sudah terlalu tua, untuk bahasa arab. Layakkah kita memperlakukan dunia kita begitu istimewa dan melupakan bagian akhirat kita?

Allah Subhanhu wa ta’ala berfirman :
“Sesungguhnya Kami menurunkan al-Qur’an dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.” [Yusuf: 2]
Dia juga berfirman, “Sesungguhnya Kami menjadikan al-Qur’an dalam bahasa Arab supaya kamu memahami(nya).” [Zukruf: 3]
Al Qur’an diturunkan dalam bahasa Arab, maka untuk memahaminya tentu diperlukan kemampuan bahasa Arab. Dalam hal ini, mempelajari bahasa Arab adalah sesuatu yang sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi karena tidak mungkin kita bisa memahami al-Qur’an dengan baik tanpa pemahaman bahasa Arab yang baik pula. Itu sebabnya Umar bin Khaththab radhiallahu ‘anhu berkata, “Pelajarilah bahasa Arabsesungguhnya ia bagian dari agama kalian.”(Iqitdha)
Umar radhiallahu ‘anhu juga mengingatkan para sahabatnya yang bergaul bersama orang asing untuk tidak melalaikan bahasa Arab. Ia menulis surat kepada Abu Musa al-Asy’ari, “Adapun setelah itu, pelajarilah Sunnah dan pelajarilah bahasa Arab, I’rablah Al-Qur’an karena dia (Al-Qur’an) dari Arab.” (Iqtidho, Ibnu Taimiyah, dikutip dari majalah Al-Furqon)
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, “Bahasa arab itu termasuk bagian dari agama, sedangkan mempelajarinya adalah wajib, karena memahami Al-Qur’an dan As-Sunnah itu wajib. Tidaklah seseorang bisa memahami keduanya kecuali dengan bahasa arab. Dan tidaklah kewajiban itu sempurna kecuali dengannya (mempelajari bahasa arab), maka ia (mempelajari bahasa arab) menjadi wajib. Mempelajari bahasa arab, diantaranya ada yang fardhu ‘ain, dan adakalanya fardhu kifayah.” (Iqtidho, Ibnu Taimiyah I/527 dikutip dari majalah Al-Furqon)
Imam Syafi’I rahimahullah berkata, “Manusia tidaklah menjadi bodoh dan berselisih kecuali ketika meninggalkan bahasa Arab dan cenderung kepada bahasa Aristoteles (bahasa orang barat).” [Siyaru A’lamin Nubala, 10/74]
Ada riwayat yang menyatakan bahwa Rasulullah bersabda:
“Cintailah bahasa Arab karena tiga hal: Karena aku adalah orang arab, Al-Qur’an itu berbahasa Arab dan ucapan penduduk surge adalah bahasa Arab.” (HR. Hakim, Thabarani dan Baihaqi)
Kalau hadist ini bisa dijadikan sandaran, maka benar adanya bahwa bahasa yang akan digunakan di surge nanti adalah bahasa Arab. Namun banyak para Ahli Hadits yang menilai hadits ini dha’if bahkan sampai ke tingkat hadits Maudhu’ (palsu) karena ada perawi hadits ini yang dianggap lemah dan bahkan pembohong. Imam Dzahabi menyebutkan dalam ringkasan kitab al-Mustadrak : “saya kira hadits ini lemah”. Ibnu Al-Jauzi menyebutkan hadits ini dalam kitab al-Maudhu’at (kumpulan hadits-hadits palsu).
Namun demikian Bahasa Arab adalah bahasa termulia karena dia adalah Bahasa Al-Qur’anul Karim, bahasa yang digunakan untuk kitab termulia. Sebagai penutup, perhatikanlah perkataan Allah berikut:
“Sesungguhnya Kami mudahkan al-Qur’an dengan bahasamu supaya mereka mendapat pelajaran.” [Ad-Dukhon: 58]

Kamis, 01 Desember 2011

Ibu

Ibu kau diciptakan bagaikan malaikat yang slalu menyertaiku, memeliharaku, dan mengasihiku.. teringat semasa kecilku dulu,dalam kesibukanmu kau tak pernah mengeluh saat anakmu yang nakal ini selalu minta perhatian lebih dari engkau, malahan dengan lembutnya kau membelai diriku dan mencium kening ini..
Betapa besar rasa cintamu terhadap anak-anakmu wahai ibu,,, bahkan aq pernah mendengar seorang ustad yang menyatakan bahwa jikalau anaknya sedang sakit, seorang ibu pasti akan berdoa agar memindahkan rasa sakit yang diderita anaknya untuk dipindahkan kepada dirinya saja sebagai perwujudan rasa sayangnya terhadap anaknya.. Dan wahai ibu, andai kau tahu, bahwa anakmu yang nakal ini juga akan berdoa kepada Tuhan, andaikata kau didera sakit, hati yang selalu kau belai ini kan tak tega untuk melihatnya dan akan memohon kepada Tuhan untuk memindahkan rasa sakit yang kau derita pada tubuh ini, sebagai wujud baktiku kepadamu Ibu..
Wahai ibu,, aq tak pernah lupa seumur hidupku betapa kau sangat menyayangiku, dikala aq terperosok dalam keterpurukan yang teramat sangat, kau selalu membelaiku. kau tahu bahwa anakmu ini dulu sering mendzolimimu ibu,,, kau beri kepercayaan kepadaku, tapi apa yang aq lakukan dulu, sungguh pasti kan sangat menyakitkan hatimu.. Allah pernah menegurku sebagai wujud cinta-NYA kepada hamba-NYA yang hina ini,, memang waktu itu aq sangat terpuruk, aq berada pada titik terendah dalam hidupku, aq mendapatkan sakit yang hampir merenggut kesadaraan ini, tapi apa yang kau berikan Ibu, saat jiwa ini tak berdaya,, kau datang untuk mengisinya dengan luapan kasih sayangmu,, kau belai diriku setiap hari, kau isi hari-hari dari keputus asaanku dengan kehangatanmu.. kau bangkitkan jiwa ini dalam doamu dikala sepertiga malam terakhir, saat kau meminta kepada Allah untuk kesembuhanku, kau lelehkan air mata berhargamu untuk anakmu yang nakal ini...
Sungguh ibu, diri ini bangga saat bertekuk lutut didepanmu, membasuh kakimu, dan menangis dalam dekapanmu, memohon ampunanmu...
Kala aq sudah bangkit dari keterpurukanku, saat aq mulai menaiki tangga kehidupanku, aku pernah dipuji atas prestasi yang aq lakukan, dan kau tahu ibu, hati ini bergemuruh hebat, seakan ingin menangis dan ingin engkau mengetahuinya pula ibu. bahwa anakmu ini bukan lagi anak nakal yang dulu sangat meresahkanmu,, tapi anak yang akan sanggup berguna bagi orang lain sesuai dengan yang kau harapkan... Ibu memang baktiku kepadamu belumlah seberapa, dan aq hanya bisa pasrah kepada Allah dan bersimpuh memohon kepada-NYA agar dirimu diberi kesehatan dan umur panjang, dan agar aq bisa membalas budimu wahai ibu... membelaimu, memberikan kasih sayangku kepadamu, dan melayanimu nanti saat engkau sudah tua wahai ibu.....

dari anakmu yang selalu kau beri luapan kasih sayang, kuterohkan tulisan ini dalam curahan jiwa, maaf ibu tulisan ini tak kan bisa menggambarkan betapa besarnya kasih dan sayangmu.......

Minggu, 23 Oktober 2011

"Bunga"




"Bila Anggrek, melati, mawar, desember, tulip, sedap malam, azalea, kalalei, mekar secara bersamaan mana yang lebih cantik? Masing-masing memiliki kecantikan dan keindahaanya sendiri-sendiri. Bila mesti memilih tentu hati dan selera yang akan bicara. Maka bertanyalah kepada hatimu sebelum memilih. Dan bila sudah menentukan, simpan dalam ceruk hatimu, ketika kamu temukan seribu bunga yang lain layu, bungamu senantiasa mekar. Bila seribu bunga yang lain harum, bungamu tetaplah yang paling wangi. Jika semua bunga mekar, tak ada yang menandingi kecantikan bungamu"
(dikutip dari Novel 'Lafazh-Lafazh Cinta', karya Hadi S, Khuli, hal 350)

        Begitulah sebuah kutipan yang saya ambil dari sebuah novel yang saat itu sedang saya baca. Begitu indah nian sang pengarang menggoreskan karyanya mengenai bunga idaman. hal ini membuat saya termenung dan berpikir, bunga seperti apa yang sebenarnya saya idamkan.......Memori dan Imajinasi ini bersatu menjadi satu meliuk-liuk dalam lika-liku hidup yang dahulu saya lalui, terkenang sebuah bunga yang mempunyai kesan mendalam dalam kehidupan ini......
         Akhirnya kutemukan bunga idaman itu, bunga itu adalah bunga Anggrek, dengan kelopak bunganya yang berwarna ungu dan mahkota bunganya yang berwarna putih keungu-unguan. Batang bunga dan daunnya yang berwarna hijau tua menambah kesan kecantikannya yang menurutku tak tertandingi oleh seribu bunga yang lain.
         Saat membayangkan bunga idaman tersebut, terbersit dalam hati untuk memiliki dan memeliharanya sebagai teman penyejuk jiwa. yaah, InsyaAllah saya akan mencoba membelinya dan merawat bunga tersebut, karena dibalik pesona keindahan bunga tersebut, tersimpan memori kenangan saya sewaktu masih kecil dulu, meskipun kenangan yang tidak istimewa, tapi justru kenangan itu yang memotivasi saya untuk memiliki bunga idaman itu...
         Kenangan indah saya sewaktu kecil dulu, dimana saya tertawa riang pada waktu itu, tak mengenal rasa takut, rasa sedih, dendam, maupun iri hati. memori yang tertidur, yang pada akhirnya tergugah bangun bersama kecantikan pesona bunga anggrek dengan kelopak bunganya yang berwarna ungu..



Sabtu, 22 Oktober 2011

MEMAHAMI GERAKAN FEMINISME

Feminisme bukan merupakan suatu pemikiran atau aliran tunggal, melainkan terdiri atas pelbagai ideology, paradigm serta teori yang dipakai oleh mereka masing-masing. Meski gerakan feminism datang dengan analisis dan dari ideology yang berbeda-beda, umunya mereka mempunyai kesamaan kepedulian, yakni memperjuangkan nasib kaum perempuan. Ada beberapa aliran feminism yang berkembang, antara lain:
1.      Feminism Liberal
Aliran ini berasumsi bahwa ketidak setaraan antara laki-laki dan perempuan berakar pada perbedaan rasionalitas di antara mereka. Kemampuan rasionalitas perempuan dikatakan lebih lemah disbanding kaum laki-laki, sehingga perempuan menjadi tersubordinasi, tertindas di berbagai lapangan kehidupan dan satuan kebudayaan. Hal ini disebabkan adanya perbedaan akses dan pendidikan/ SDM perempuan dan laki-laki. Oleh sebab itu maka agenda aksi yang dilakukan adalah member pendidikan pada kaum perempuan. Aliran ini banyak diikuti dan diyakini di Indonesia.

2.      Feminism Radikal
Aliran ini berasumsi bahwa penindasan yang dilakukan oleh perempuan berakar dari adanya sistem budaya patriarki dimana laki-laki memiliki privelense ekonomi dan kekuasaan yang besar disbanding perempuan. Hal ini membuat perempuan termarginalisasi. Oleh sebab itu agenda aksi dari aliran ini adalah membongkar struktur sistem budaya  ptriarki tersebut. Dengan program-program melibatkan secara langsung peran perempuan dalam kehidupansosial dan politik. Diharapkan perempuan dapat ikut menentukan kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat.

3.      Feminism Marxis
Aliran ini berasumsi bahwa penindasan yang dialami oleh kaum perempuan bersumber dan merupakan bagian eksploitasi kelas dalam cara produksi. Mereka berpendapat jatuhnya status perempuan bermula dari perubahan teknologi produksi yang pada akhirnya melahirkan perubahan organisasi kekayaan atau organisasi kepemilikan. Perubahan produksi yang mulanya untuk memenuhi kebutuhan sendiri berubah menjadi diperuntukkan pertukaran (pasar). Karena laki-laki mengontrolalat produksi untuk pertukaran tersebut, maka mereka mendominasi hubungan sosial dan perempuan direduksi menjadi bagian dari kekayaan atau modal. Sehingga perempuan tersubordinat, seperti perempuan hanya menjadi tenaga kerja/ buruh murah. Di sini terdapat pertentangan kelas , laki-laki kelas p-emilik modal (kekayaan) dan perempuan kelas pekerja (buruh). Adapun agenda aksi yang dilakukan adalah perlawanan terhadap kelas pemilik modal tersebut. Seperti yang dipesankan oleh Karl Marxis tiada yang abadi dalam kehidupan, kecuali pertentangan tersebut.

4.      Feminism Sosialis
Aliran ini berasumsi bahwa penindasan perempuan tidak hanya terjadi pada tatanan pertentangan kelas, melainkan juga adanya sistem patriarki. Masyarakat telah lama terisolasi oleh budaya patriarki yang mengutamakan laki-laki. Masyarakat telah cukup lama terhegemoni oleh nilai-nilai bias gender tersebut. Hal yang seharusnya dilakukan dianggap sebagai kodrat perempuan, seperti mengasuh anak, melayani suami, menjadi pengurus rumah tangga, dan sebagainya. Oleh sebab itu agenda aksi yang dijalankan para penganut aliran ini adalah membantu kesadaran kelas dan meningkatkan kualitas dan kuantitas keterlibatan kaum perempuan dalam setiap pengambilan keputusan.

Hegemoni Maskulinitas dan Arah Gerakan Feminisme
            Feminism sebagai gerakan pada umumnya berangkat dari asumsi bahwa kaum perempuan pada dasarnya ditindas dan dieksploitasi, serta usaha untuk mengakhiri penindasan dan eksploitasi tersebut. Meskipun terjadi perbedaan  antara feminis mengenai apa, mengapa dan bagaimanha penindasan dan eksploitasi itu terjadi, namun mereka sepaham bahwa hakikat perjuangan feminis adalah demi kesamaan, martabat dan kebebasan mengontrol raga dan kehidupan baik di dalam kehidupan baik di dalam maupun di luar rumah. Feminism bukanlah perjuangan emansipasi perempuan di hadapan kaum laki-laki saja karena mereka juga sadar bahwa laki-laki (terutama kelas proletar) juga mengalami penderitaan yang diakibatkan oleh dominasi, eksploitasi serta represi dari sistem yang tidak adil. Gerakan feminism merupakan perjuangan dalam rangka mentransformasikan sistem dan struktur yang tidak adil, menuju sistem dan struktur yang adil bagi perempuan maupun laki-laki. Dngan kata lain, hakikat feminism adalah gerakan trasnformasi sosial dalam arti tidak melulu memperjuangkan soal perempuan belaka. Dengan demikian strategi perjuangan jangka panjang gerakan feminism tidak sekedar upaya pemenuhan kebutuhan praktis kondisi umum perempuan, atau hanya dalam rangka mengakhiri dominasi gender dan manifestasinya seperti: eksploitasi, marginalisasi, subordinasi, pelekatan stereotype, kekerasan dan penjinakan belaka, melainkanperjuangan transformasi sosial kea rah penciptaan struktur yang secara fundamental baru dan lebih baik.
Harding (1968) dan Siva (1989) menerangkan pengertian mengenai feminitas dan maskulinitas yang merupakan dua ideology yang berbeda dan kontradiktif. Feminitas adalah ideology yang berciri kedamaian, keselamatan, kasih dan kebersamaan. Sementara maskulinitas memiliki karakter persaingan, dominasi, eksploitasi dan penindasasn. Sebagai prinsip, feminitas tidak mesti dimiliki oleh kaum perempuan, juga maskulinitas tidak serta merta hanya dimiliki oleh laki-laki. Maskulinitas berhasil merealisasi diri dalam pelbagai aspek kehidupan, seperti developmentalism, militerisme, ilmu-ilmu positifme dan reduksionisme serta pelbagai ideology kekerasasn lainnya. Menurut Siva (1989) hasil dari merajalelanya prinsip maskulinitas adalah kekerasan terhadap kaum miskin dan perempuan, penghancuran alam dan lingkungan, penghancuran terhadap sistem pengetahuan lainnya yang nonrasionalisme. Dalam perjalannya maskulinitas berhasil mendominasi dan hegemonic.tulisan ini mencoba melihat gerakan feminism dalam rangka kerangka tersebut untuk mencari bentuk-bentuk perjuangan alternative di masa mendatang.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Web Hosting Bluehost